Home Nasional Dihadiri Ratusan Ribu Orang, Deklarasi Akbar 2019 Ganti Presiden Di Medan Sukses...

Dihadiri Ratusan Ribu Orang, Deklarasi Akbar 2019 Ganti Presiden Di Medan Sukses Besar

255
0
Bagikan artikel ini :

Senin, 23 Juli 2018

Globalnews.co.id, Medan – Deklarasi Akbar Gerakan Nasional Relawan 2019 Ganti Presiden di Medan, Sumatera Utara pada hari ini, Ahad (22/7/2018) di depan Taman Sri Deli atau di depan Masjid Raya Kota Medan sukses besar dan penuh berkah dihadiri oleh puluhan ribu massa dan menurut beberapa sumber jumlah massa mencapai lebih dari 100 ribu.

Bunda Hajjah Neno Warisman yang sempat dikhawatirkan tidak akan hadir karena baru saja mengalami terror mobilnya terbakar, ternyata tetap hadir dan disambut meriah para peserta yang hadir terutama Barisan Emak-Emak Militan di acara Deklarasi Akbar yang mengambil Tema “Dari Umat Untuk Umat Dan Bangsa, Koalisi Kebangsaan.

Sang Alang pencipta lagu 2019 Ganti Presiden juga hadir dan bersama-sama puluhan ribu massa yang hadir bersama-sama menyanyikan lagu yang merupakan ekspresi dan keinginan hati masyarakat Indonesia tersebut.

Selain itu hadir pula Ustadz Dedi Iskandar Batubara, Ustadz Latief Khan, Ustadz Heriansyah, Ustadz Masri Sitanggang, Ustadz H Irfan Hamidi, Raden Muhammad Syafei (Romo), Ustadz Rafdinal, Ihwan Ritonga dan lain-lain.

Lebih luar biasa lagi acara berlangsung tertib dan damai karena pada waktu yang hampir bersamaan berlangsung “Aksi Tandingan” kubu pro penguasa namun peserta yang hadir sangat sepi hanya berkisar ratusan orang saja.

Namun walau jumlah massa jauh lebih besar dari acara kubu lawan, para peserta dan Relawan #2019GantiPresiden sama sekali tidak mengganggu para peserta aksi tandingan walau lokasinya berdekatan.

Hal ini menunjukkan kedewasaan para peserta Deklarasi Akbar 2019 Ganti Presiden yang mengutamakan kedamaian dan menjalin hubungan baik dengan siapapun, termasuk kubu lawan.

Kesuksesan besar acara ini membuat keyakinan Indonesia akan memiliki Presiden baru pada 2019 nanti semakin menguat. Namun melalui cara konstitusional tentunya, yaitu melalui Pemilu.

Bagikan artikel ini :