Home Daerah Benarkah MTA Aliran Sesat? Ini Kata MUI

Benarkah MTA Aliran Sesat? Ini Kata MUI

13809
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id (Jakarta) – Majelis Tafsir Alquran (MTA) mengadakan silaturahmi nasional/silatnas ke 3 di lapangan manahan solo dalam usia ke 45, dihadiri presiden Jokowi dan lain-lain, Minggu (17/9/2017). Namun masih saja ada masyarakat yang menilai MTA itu aliran sesat yang terlarang . Untuk itu redaksi telah minta tanggapan salah satu Pengurus MUI Pusat Anton Tabah Digdoyo yang juga Ketua Penanggulangan Penodaan Agama tersebut.

“Begini ya MUI telah beri 10 rambu utk mengetahui sebuah aliran agama Islam yang sesat antara lain keluar atau tidak sesuai dengan AlQuran dan Sunnah, tpdak akui Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir, nuduh AlQuran palsu, nuduh istri-istri Nabi murtad, nuduh sahabat-sahabat nabi khianat, mengkafir-kafirkan sesama Muslim, tidak percaya dengan hadits, dan sebagainya,” ujar Anton.

“Adakah MTA termasuk didalam salah satu kriteria tersebut? Klo ya ya sesat kalau tidak ya tidak sesat,” kata Anton. Ia menjelaskan dirinya beberapa kali mengahadiri pengajian di MTA, bahkan dirinya juga diundang dalam acara silatnas MTA.

“Saya belum menemukan kriteria sesat dari MUI tersebut, yang ada itu MTA mengkaji tafsir alquran dan sunnah Nabi dengan asbabunuzul dan wurudnya lalu tanya jawab antara jamaah dangan ustadz terutama dengan pimpinan MTA, ustadz Sukina,” kata Anton. Dijawab apa adanya yang ada di alquran dan sunnah dan tak pernah singgung golongan apalagi personal, lanjut Anton

“Cuma mungkin ada pemahaman oleh personal atau golongan yang tak sesuai dengan yang dikaji MTA, lalu bilang MTA sesat. Itu pentingnya tabayyun agar tak mudah memvonis personal maupun lembaga itu sesat,” lanjut Anton.

Anton mengatakan memahami Islam itu mudah, sumber buku rujukannya jelas AlQuran dan Sunnah ikuti perintah Allah, SWT. “jika kalian berselisih faham dalam Islam, kembalikanlah ke AlQuran dan Sunnah jika kalian benar-benar beriman pada Alloh dan akhirat dan itu faham yang paling benar”(QS.4/59).

“Dengan AlQuran dan sunnah itu agar umat islam bersatu itulah kekuatan islam yang sangat dahsyat,” tegas Anton Digdoyo yang juga mantan Jendral Polri tersebut. (red)

Bagikan artikel ini :