Home Nasional Dewan Pakar ICMI Pusat Sarankan Vaksinasi Rubella Ditunda Hingga Ada Kejelasan Halal...

Dewan Pakar ICMI Pusat Sarankan Vaksinasi Rubella Ditunda Hingga Ada Kejelasan Halal Dan Fungsinya

1558
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id (Jakarta) – Pro kontra vaksinasi measless rubella untuk anak-anak usia 6 tahun sampai 15 tahun di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan RI yang sedang berlangsung saat ini mendapat penentangan luas di masyarakat, begitu juga dari MUI (Majelis Ulama Indonesia). Terkait hal itu redaksi telah minta tanggapan Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo, mantan Jendral Polri yang kini aktif diberbagai kegiatan sosial pada Minggu (20/08/2017).

Anton menyampaikan bahwa Ia sefaham dengan MUI Pusat seperti yang telah diberitakan di berbagai media agar program vaksinasi rubella yang katanya untuk mencegah penularan wabah penyakit campak di Indonesia ditunda dulu.

Lebih lanjut Anton mengatakan bahwa untuk menentukan program vaksinasi nasional itu minimal ada 3 syarat yang wajib dipenuhi. Pertama, darurat penyakit sudah meluas di Indonesia dengan jatuh banyak korban, kedua, wajib disertifikasi kehalalannya oleh MUI Pusat dan ketiga, diperkuat institusi.

“Terkait 3 syarat tersebut, samasekali belum terpenuhi, apalagi banyak kasus yang divaksinasi malah lumpuh bahkan ada isu program tersebut hanya diberlakukan di negara-negara mayoritas penduduk Muslim,” kata Anton.

Karena itu Ia menyarankan program vaksinasi rubella dihentikan dulu sampai ada kejelasan fungsi, kehalalannya, ada wabah campak meluas di Indonesia yang memaksa keadaan darurat.

“Isu kehalalan bagi bangsa Indonesia sangat sensitif, apa guna berobat/ bervaksinasi jika haram?” Ujar Anton menirukan keluh masyarakat yang ia pantau.

“Karena itu ICMI bisa memahami keluh MUI yang merasa dilangkahi dengan progam tersebut,” kata Anton.

Bagikan artikel ini :