Home Daerah Pakai Cadar di Universitas Pamulang, Mahasiswi Bisa Drop Out

Pakai Cadar di Universitas Pamulang, Mahasiswi Bisa Drop Out

1864
0
Ketua Yayasan Universitas Pamulang, Drs Darsono : "Ini kampus saya, saya yang punya aturan"
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Pamulang ) -– Belum lama dunia pendidikan tinggi Indonesia dihebohkan dengan larangan cadar yang diberlakukan di UIN Jakarta. Kini sepertinya jejak Rektor UIN yang mengultimatum dosen mengenakan cadar atau keluar dari UIN diadopsi oleh Ketua Yayasan Universitas Pamulang (Unpam). Hal ini tentu mengundang reaksi publik. Terlebih alasan yang dikeluarkan pihak yayasan sungguh penuh nuansa arogansi.

Universitas Pamulang telah mengeluarkan aturan berpakaian di lingkungan kampus. Salah satu aturannya adalah mahasiswa dilarang mengenakan cadar di Unpam.

Spanduk Larangan penggunaan cadar di Universitas Pamulang

“Kalau yang tidak mau ikutin aturan sini otomatis kita sanksi. Kita keluarkan,” tandasnya.

Baca : Arogansi Rektor UIN Jakarta, Lepas Cadar Atau Keluar dari UIN

Darsono juga mengatakan bahwa ia mempersilahkan mahasiswa Unpam yang tidak sependapat dengan aturan Unpam. Karena ini aturan, kata dia, mahasiswa tidak bisa memaksanya untuk mencabut aturan tersebut.

Bagi Darsono, keputusan larangan cadar itu mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. Seperti juga kalau dia tidak memaksa calon mahasiswa mendaftar masuk di Univ Pamulang.

“Jadi mereka (mahasiswa.red), nggak bisa maksa saya. Saya juga nggak memaksa mereka masuk sini. Kalau nggak setuju dengan aturan sini, ya jangan di sini,” tuturnya.

Pernyataan ambigu juga dikeluarkan Darsono. Ia mengklaim, cadar dapat mengganggu komunikasi. Sebab, yang terlihat hanya mata. Namun, ia tidak memaksa ke mahasiswi yang bercadar untuk melepaskan cadar. Dengan kata lain, lepas cadarnya atau keluar dari UnPam.

“Kami nggak memaksa melepas cadar, itu melanggar hak asasi. Tapi aturan kami begitu, melarang itu (cadar.red),” ujarnya.

Ketua Yayasan : Ini kampus saya, saya yang punya aturan
Mengenai alasan mengapa terjadi pemberlakukan pelarangan mahasiswi mengenakan cadar, sungguh mencengangkan dan tampak sekali keangkuhan dan arogansinya.

Ketua Yayasan yang menaungi Universitas Pamulang, Drs. Darsono menyatakan dengan tegas bahwa mahasiswa tak boleh bercadar. “Ini kampus saya, saya yang punya aturan,” ujarnya saat ditemui Kiblat.net di Unpam, Pamulang, Tangerang Selatan pada Rabu (9/08/2017).

Tanggapan Warganet
Kabar pelarangan cadar di kampus Unpam itu segera mendapat reaksi warganet. Tak sedikit yang menyesalkan aturan itu, bahkan ada sebagian yang melontarkan kecaman.

“Tunggu saja!! Berani menantang Allah. Baru punya kampus saja sudah segitunya melawan yang ngasih rezeki. Bagaimana kalau jadi penguasa?” kata akun Eeng Suryati.

“Kampusnya berdiri dibumi Allah. Allah yang punya aturan, bukan anda pak. Kalau gak setuju sama aturan Allah ya gak usah bangun di bumi Allah Pak,” ujar akun Restu Abi.

“Lah dia punya kampus tapi dia enggak ingat bahwa nyawanya dia itu milik Allah. Semoga dapat hidayah, kalau pun enggak ya cepat bangkrut. Jadi jelaskan kampus apa itu? Ayo pindah,” timpal akun Zaromah Busjrodin.

Pelarangan cadar dikampus Unpam telah menjadi perhatian bayak pihak. Ketua PUSHAMI Mohammad Hariadi Nasution SH, MH, CLA menyebut aturan itu sebagai bentuk pelanggaran HAM.

“Dalam Islam memakai cadar adalah bagian dari ibadah bagi muslimah. Jadi kalau ibadah dilarang itu jelas melanggar HAM,” ungkap Hariadi. ( ibr via kiblat.net )

Bagikan artikel ini :