Home Bisnis Waskita Akan Jual Tol Trans Jawa Untuk Pembiayaan Ruas Tol Lainnya

Waskita Akan Jual Tol Trans Jawa Untuk Pembiayaan Ruas Tol Lainnya

488
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Jakarta ) — Kondisi pembangunan infrastruktur Indonesia bisa dikatakan memprihatinkan. Meskipun Presiden bilang uang banyak, namun ternyata kenyataannya masih sibuk menimbung hutang. Belum lagi keinginan penggunaan dana haji untuk pembiayaan infrastruktur. Ternyata, memang negara ini tidak punya uang banyak. Buktinya, BUMN yang mengelola konstruksi, PT Waskita Karya Tbk menyebutkan membutuhkan dana Rp 110 trilyun untuk menyelesaikan pembangunan tol sampai tahun 2019. Perseroan akan menjual sembilan ruas jalan tol di Trans Jawa dan menerbitkan surat utang sebesar Rp 10 trilyun guna mendanai pembangunan tol baru tersebut.

Guna menyelesaikan proyek pembangunan ruas tol sampai tahun 2019, diperkirakan membutuhkan total dana sebesar Rp 110 triliun dan diharapkan bisa dibiayai dengan cara daur ulang atau menjual ruas tol yang ada untuk mendapatkan dana guna membiayai pembangunan ruas tol berikutnya. Selain itu, perseroan juga akan menerbitkan obligasi sebesar Rp10 triliun.

Baca : Yusril: Proyek Infrastruktur Ala Jokowi Dapat Tenggelamkan Negara

Mengenai calon pembeli, Direktur Utama Waskita Karya M Choliq mengatakan saat ini ada 14 perusahaan yang tertarik, antara lain yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Astra Internasional Tbk melalui anak usahanya PT Astra Tel Nusantara.

“Astra memang termasuk peminatnya, selain Jasa Marga dan lain-lain. Ada 14 perusahaan yang berminat,” ujar Choliq pada hari Rabu (9/8/2017).

Dia juga menambahkan, transaksi jual beli akan dilakukan melalui proses tender. Sementara untuk financial close akan dilakukan pada akhir September.

Menurutnya, proses penjualan 9 ruas tol tersebut guna memenuhi kebutuhan dana perseroan. Hingga 2019 pihaknya harus membangun jalan tol dengan total 1.260 km.

“Itu semua harus diselesaikan sebelum 2019. Kita butuh dana Rp 110 trilyun, jadi PR (pekerjaan rumah) besarnya bagaimana memenuhi kebutuhan itu,” jelasnya.

Selain itu pihak Waskita juga akan menerbitkan surat utang alias obligasi berkelanjutan dengan total nilai Rp 10 trilyun.

( swamedium )

Bagikan artikel ini :