Home Eropa & Amerika UU Imigrasi A.S yang Baru, Peluang Imigran ke Amerika Makin Sulit

UU Imigrasi A.S yang Baru, Peluang Imigran ke Amerika Makin Sulit

745
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Washington ) — Presiden A.S Donald Trump mengatakan pada hari Rabu(8/8/2017) bahwa dia mendukung undang-undang yang akan memperketat kebijakan imigrasi A.S., sehingga lebih sulit bagi penutur non-Inggris dan pekerja kasar untuk mendapatkan visa.

Hal tersebut menegaskan retorika kampanye Trump yang menargetkan apa yang dia sebut efek negatif imigrasi pada kelas menengah Amerika.

“Perundang-undangan ini menunjukkan belas kasih kita untuk keluarga Amerika yang berjuang yang layak mendapatkan sistem imigrasi yang menempatkan kebutuhan mereka terlebih dahulu dan itu menempatkan Amerika pertama,” ujar Trump di Gedung Putih.

Para senator memperkenalkan RAISE Act pada bulan Februari, dan telah dirujuk ke Komite Kehakiman. UU ini akan mengubah undang-undang imigrasi tahun 1965, yang memotong jumlah imigran untuk diterima di A.S.
Dengan demikian akan memotong setengah penerbitan kartu hijau yang memungkinkan orang asing tinggal permanen di A.S.

Kemampuan bahasa Inggris, keterampilan kerja dan tingkat pendidikan akan menentukan siapa yang diberi kartu hijau.

“RAISE Act mengakhiri migrasi berantai dan menggantikan sistem dengan keterampilan rendah dengan sistem berbasis poin baru untuk menerima kartu hijau,” kata Trump.

“Proses aplikasi yang kompetitif ini akan membantu pelamar yang dapat berbicara bahasa Inggris, mendukung keuangan mereka dan keluarga mereka dan menunjukkan keterampilan yang akan berkontribusi pada ekonomi kita.” sambungnya lagi.

Berbicara setelah Trump, Cotton menyebut sistem imigrasi A.S. sebagai “bencana usang”, dengan mengklaim “hanya satu dari 15 juta imigran baru datang ke sini karena keterampilan kerja dan kemampuan mereka untuk berhasil dalam ekonomi ini.

“Ini memberi tekanan besar pada orang-orang yang bekerja dengan tangan dan bekerja di kaki mereka,” katanya.

“Bagi beberapa orang, mereka mungkin menganggap itu simbol keutamaan dan kemurahan hati Amerika.
Saya pikir ini adalah simbol bahwa kita tidak berkomitmen untuk bekerja di kelas Amerika dan kita perlu mengubahnya.”

Perundang-undangan Cotton membatasi jumlah pengungsi yang berhak Status hukum tetap sampai 50.000 per tahun dan berakhir preferensi imigrasi untuk anggota keluarga besar dan anak-anak dewasa imigran.

Pasangan dan anak di bawah 18 tahun masih diprioritaskan, demikian menurut Gedung Putih.

sumber : Anadolu
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :