Home Nasional Lempar Provokasi Sembunyikan Victor, Nasdem Bilang Pidato itu Cuma Becanda

Lempar Provokasi Sembunyikan Victor, Nasdem Bilang Pidato itu Cuma Becanda

515
2
Ketua DPP nasdem - Irma Suryani
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Jakarta ) — Tidak mau mengakui kesalahan adalah salah satu cerminan kekerdilan jiwa seseorang. Apalagi bila ditambah berdalih sesuak hati, bisa disebut sebagai ciri pengecut. Suka atau tidak, itulah yang kenyataan yang terjadi sebagai pembelaan atas kesalahan dan sibuk cari dalih lucu-lucuan. Aksi lempar provokasi dan fitnah yang dilakukan Victor dalam pidatonya, Nasdem bilang itu cuma becanda.

Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Manik, juga sudah mengklarifikasi kemarin, bahwa pidato rekannya itu hanyalah kelakar. Bukan provokasi apalagi ajakan bunuh membunuh dan mengumpamakannya dengan kasus PKI.

baca : Demokrat Kecam Pidato Victor Laiskodat, Sebut Sebagai Persekusi Politik

“Apa yang disampaikan Victor itu tidak memprovokasi. Mana ada dia menyebut Demokrat, PAN, PKS,Gerindra ? Itu kan dia cuma dalam konteks bercanda menyebut Gerindra yang tak setuju Perppu Ormas,” ucap Irma, Kamis (3/8) kemarin.

“(Soal eksekusi) itu konteksnya bukan saat ini, tapi konteks PKI. Jadi enggak ada hubunganya sama kondisi saat ini. Sudahlah tidak usah dibesar-besarkan,” tegasnya.

Sepertinya Ketua DPP Nasdem memilih jalan aman, dengan membantah isi pidato ( lihat Pidato Provokatif dan Kebencian ala Victor Laiskodat, Gambaran Kualitas Ketua Fraksi Nasdem ) yang jelas-jelas menyebut keempat nama partai oposisi dan soal eksekusi ( bunuh-bunuhan ).

Sebelas duabelas dengan Ketua DPP Nasdem, Victor pun sibuk menyangkal ucapannya sendiri : “Saya menyoroti partai yang menginginkan adanya ormas anti-Pancasila. Enggak ada urusan bunuh bunuh seperti PKI. Kalau tidak layak hidup di Indonesia mungkin,” tutur Ketua Fraksi Nasdem itu.

“Silakan saja mereka (protes) kalau ada rekamannya. Biarin aja,” tegas Victor.

Meskipun pihak pimpinan Nasdem dan Victor sendiri berusaha mengklarifikasi, isu ini terus bergulir dan menjadi bahasan serius Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN.

Bagikan artikel ini :

2 COMMENTS

Comments are closed.