Home Internasional Ditengah Krisis Teluk, Qatar Beli 7 Kapal Militer dari Italia Seharga 5...

Ditengah Krisis Teluk, Qatar Beli 7 Kapal Militer dari Italia Seharga 5 Milyar Euro

664
0
Foto : Ilustrasi
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Doha ) — Italia telah menandatangani perjanjian dengan pasukan angkatan laut Qatar senilai 5 milyar Euro ( USD 5,9 milyar atau Rp 79 triliun ) yang mencakup penjualan tujuh unit angkatan laut. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pengumuman bersama oleh menteri luar negeri Qatar dan Italia, seperti dilansir Al Jazeera.

Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menteri luar negeri Qatar, juga mengumumkan penandatanganan dua perjanjian bilateral lainnya yang akan meningkatkan konsultasi politik dan investasi ekonomi bersama antara kedua negara.

Selama kunjungan satu hari ke Doha, Angelino Alfano, menteri luar negeri Italia, menekankan hubungan politik dan ekonomi negaranya yang sangat baik dengan Qatar dan menyatakan dukungannya terhadap upaya Qatar untuk memerangi terorisme.

“Saya ingin menunjukkan hubungan baik kami dengan Qatar dan bahwa tujuan kami adalah mendukung rencana Qatar di arena internasional,” katanya.

Baca : Emir Qatar Siap Berdialog, Selama Menghormati Kedaulatan Qatar

Berbicara tentang krisis saat ini antara Qatar dan sebuah blok yang dipimpin Saudi – Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain – Alfano mengatakan bahwa Italia mendorong semua pihak untuk menggunakan kebijaksanaan dan melakukan dialog dan moderasi untuk mengakhiri krisis.

Kubu yang dipimpin Saudi telah menuntut agar Qatar berhenti mendukung gerakan Ikhwanul Muslimin, mengakhiri hubungan dengan saingannya Iran, dan menutup siaran Al Jazeera yang mereka tuduh menghasut kerusuhan di negara mereka.

Akan tetapi kubu tersebut harus menghadapi tekanan internasional untuk berkompromi dalam boikot mereka melawan Qatar, terutama dari AS.

baca : Qatar Bantah Klaim Koridor Udara Negara-negara Arab

Qatar telah dengan keras menolak tuduhan blok tersebut dan menuntut mereka untuk memberikan bukti untuk mendukung klaim mereka, yang belum mereka lakukan.

Berbicara tentang perlunya semua negara untuk memerangi terorisme, Alfano mengatakan: “Terorisme adalah musuh publik setiap orang.”

Dia mengatakan harus ada suasana “niat baik” antara semua pihak untuk mengakhiri krisis.

sumber : Al Jazeera
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :