Home Internasional Suka Cita Kemenangan Palestina atas Kembalinya Masjid Al Aqsha

Suka Cita Kemenangan Palestina atas Kembalinya Masjid Al Aqsha

850
1
Warga Palestina berkumpul untuk merayakan di dekat Kota Tua Yerusalem saat mereka memasuki Masjid Al Aqsha setelah pemindahan pembatasan Israel di pintu masuk ke Masjid Al Aqsha di Yerusalem pada tanggal 28 Juli 2017. (Enes Canlı - Anadolu Agency)
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Yerusalem Timur, Palestina ) — Warga Palestina pada hari Sabtu ( 29/7/2017 ) turun ke jalan dan bergegas ke Masjid Al-Aqsha setelah ‘Israel’ mencabut larangannya terhadap jamaah Muslim untuk memasuki masjid tersebut.

“Ini kemenangan kami melawan musuh,” kata seorang pemilik toko Palestina, Mohammad Rajabi.

“Mereka mencoba mendominasi Al-Aqsa tapi kami menolaknya. Al-Aqsa adalah milik umat Islam.”

baca : Ratusan Orang Palestina, Kristen dan Yahudi Ortodoks Gelar Aksi Protes ‘Israel’ di Washington

Kemarahan meluap di Tepi Barat sejak pertengahan Juli, ketika Israel memberlakukan pembatasan keamanan di kompleks Masjid Al-Aqsha setelah kematian dua petugas polisi Israel dan tiga orang Arab ‘Israel’ dalam sebuah serangan.
Umat Muslim menolak masuk masjid dan berdoa di jalan-jalan di sekitar kompleks masjid tersebut untuk memprotes pemasangan detektor logam.

Baca : Kami Menang : Masjid Al-Aqsha Kembali Dibuka

‘Israel’, setelah menghadapi kecaman internasional, melepaskan detektor pada hari Jumat.

Sejumlah umat Islam dari seluruh dunia bergabung dalam perayaan di seputar Al-Aqsa dan saling menyapa.

Rajabi mengatakan bahwa dia menghargai perhatian yang ditunjukkan oleh umat Islam yang mengunjungi Palestina dari berbagai negara, termasuk Turki, Inggris, Afrika Selatan, Malaysia, dan Indonesia.

“Kunjungan semacam itu berarti dukungan kepada orang-orang Palestina. Itu sangat bagus, tapi tidak cukup,” tambahnya.

“Kami berharap lebih banyak umat Islam untuk mengunjungi Al-Aqsa, terutama kaum muda, yang adalah masa depan kita.”

baca : Arti Penting Masjid Al Aqsha yang Harus Anda Tahu dan Bela

Maha Tubasi, juga menikmati perayaan tersebut, mengatakan dengan lebih banyak kunjungan Muslim ke Yerusalem dari berbagai belahan dunia, ‘Israel’ akan mengalami kesulitan dalam mengambil langkah melawan warga Palestina.

Seorang warga Palestina lainnya, Mahla Gusha, meminta semua Muslim untuk pergi ke masjid.

“Al-Aqsha tidak hanya milik orang-orang di Palestina atau Yerusalem, itu milik semua Muslim,” kata Gusha.

Kota Yerusalem suci bagi ketiga anggota agama Ibrahim – Muslim, Yahudi dan Kristen – dan Masjid Al-Aqsha mewakili situs tersuci ketiga di dunia Islam.

sumber : Anadolu Agency
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :

1 COMMENT

Comments are closed.