Home Asia Pasifik Kematian Akibat Flu Babi di Myanmar Kian Bertambah

Kematian Akibat Flu Babi di Myanmar Kian Bertambah

472
3
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Yangon, Myanmar ) — Departemen Kesehatan Myanmar hari Sabtu (29/7/2017) mengkonfirmasi bahwa dua pasien positif H1N1 lainnya meninggal di sebuah rumah sakit di ibukota komersial Yangon. Dengan demikian jumlah korban flu babi menjadi tujuh orang sejak Selasa (25/7/2017).

Sebanyak 41 orang telah terinfeksi virus H1N1, yang umumnya dikenal sebagai flu babi, dan dirawat di rumah sakit di Yangon, kata departemen tersebut dalam sebuah siaran pers.

Dilaporkan pada hari Kamis bahwa sekitar 30 pasien lainnya telah positif terinfeksi virus tersebut. Ketujuh korban tersebut termasuk seorang wanita hamil berusia 25 tahun yang meninggal Selasa, dan seorang gadis berusia lima tahun yang meninggal Rabu.

Kementerian, pada hari Kamis, juga mengkonfirmasi wabah flu burung di Dawei, ibu kota wilayah selatan negara bagian Tanintharyi. Ditambahkan juga bahwa sekitar 2.000 ekor ayam telah dimusnahkan pada tanggal 16 Juli untuk mencegah penyebaran virus H5N1.

Sebelumnya pihak berwenang pada hari Minggu(24/7/2017) mengeluarkan peringatan kesehatan di negara tersebut yang meminta orang-orang dengan demam musiman untuk menjauh dari pertemuan publik, dan rumah sakit setempat harus segera dalam diagnosis mereka.

Menurut laporan media lokal, pihak berwenang setempat memberlakukan larangan sementara penjualan ayam dan telur, dan menutup semua sekolah (universitas tidak termasuk) di Kota Dawei minggu ini.

Wabah pertama flu babi di negara tersebut dikonfirmasi pada tahun 2009 dengan total 66 pasien telah dinyatakan positif terinfeksi H1N1. Saat itu tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Sumber : Anadolu
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :

3 COMMENTS

Comments are closed.