Home Asia Pasifik Korea Utara Menembakkan Rudal Jelajah Antar Benua ke ZEE Jepang

Korea Utara Menembakkan Rudal Jelajah Antar Benua ke ZEE Jepang

826
4
Program Rudal Balistik Korea Utara
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( ) — Korea Utara telah meluncurkan rudal balistik antar benua, menurut beberapa laporan militer, beberapa minggu setelah negara tersebut menguji proyektil serupa yang mampu menyerang wilayah AS.

Departemen pertahanan AS mengatakan peluncuran Jumat tampaknya adalah sebuah Rudal jarak jauh antar benua ( Intercontinental Missile Balistic – ICBM ).

Setelah militer Korea Selatan dan Shinzo Abe, perdana menteri Jepang, mengkonfirmasi laporan tersebut, pemerintah di Seoul dan Tokyo mengadakan pertemuan dewan keamanan nasional mereka.

Presiden AS Donald Trump mengatakan peluncuran rudal itu “hanya tindakan sembrono dan berbahaya terbaru dari rezim Korea Utara”.

Dia mengatakan AS “akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan tanah air Amerika dan melindungi sekutu kami di wilayah ini”.

Kapten Jeff Davis, juru bicara Pentagon, mengatakan peluncuran tersebut berlangsung sekitar pukul 14.45 GMT dari Mupyong-ni, sebuah pabrik senjata di utara Korea Utara.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap, mengutip kepala staf gabungan militer Korea Selatan, mengatakan bahwa rudal tersebut diluncurkan dari provinsi Jagang, dan mendarat di Laut Timur.

Menanggapi peluncuran rudal Korea Utara, AS dan Korea Selatan melakukan latihan penembakan rudal, demikian pernyataan Pentagon. Dikatakan, latihan tersebut menggunakan rudal yang ditembakkan ke “perairan teritorial Korea Selatan di sepanjang Pantai Timur”.

Penerbangan (Rudal) selama 45 menit

Sebelumnya pada hari Jumat( 28/7/2017 ), kantor berita Associated Press, mengutip sekretaris kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan bahwa rudal Korea Utara “terbang selama sekitar 45 menit dan tampaknya telah mendarat di perairan zona ekonomi eksklusif Jepang”.

Jarak penerbangan rudal bisa lebih dari 3.000 km, seperti dikutip pejabat pertahanan Jepang oleh NHK. Tidak ada laporan kerusakan yang segera terjadi.

Militer AS dan Korea Selatan dalam beberapa hari terakhir memperingatkan bahwa Korea Utara tampaknya sedang mempersiapkan uji coba rudal lainnya – mungkin dari ICBM atau roket jarak menengah.

Baca : Luncurkan Roket Ruang Angkasa, Iran Dikasih Sanksi Baru dari AS

Kathy Novak dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Seoul, mengatakan peluncuran rudal yang tampak pada Jumat “tidak sepenuhnya tak terduga”.

“Ada tanda-tanda dari pejabat di Amerika Serikat dan Korea Selatan bahwa persiapan dilakukan untuk peluncuran rudal di Korea Utara dan bahwa status Semenanjung Korea dinaikkan menjadi sangat siaga,” katanya.

Dia juga mengatakan pada hari Kamis(27/7/2017) menandai ulang tahun berakhirnya Perang Korea, dan “di masa lalu Korea Utara telah diketahui melakukan tindakan proaktif ini pada liburan penting”.

Korea Utara menciptakan kegemparan pada tanggal 4 Juli saat melakukan uji coba ICBM pertamanya, sebuah rudal Hwasong-14, yang diyakini oleh para ahli berpotensi mencapai Alaska.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang secara pribadi mengawasi peluncuran pada Hari Kemerdekaan Amerika, menggambarkannya sebagai hadiah kepada “bajingan Amerika”.

Korea Utara tidak diyakini telah mengembangkan teknologi untuk membuat miniatur senjata nuklir agar sesuai dengan hulu ledak rudal.

sumber : Al Jazeera
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :

4 COMMENTS

Comments are closed.