Home Internasional PM Israel, Netanyahu Ingin Mengusir Al Jazeera dari Yerusalem

PM Israel, Netanyahu Ingin Mengusir Al Jazeera dari Yerusalem

406
2
PM 'Israel' Benjamin Netanyahu . REUTERS/Oded Balilty/Pool
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Yerusalem, Palestina ) — Ditengah ketegangan yang makin menuncak di kompleks suci Yerusalem, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu mengatakan pada Rabu ( 26/7/2017 ) malam bahwa dia ingin mengusir Al Jazeera dari Israel.

“Saluran Al Jazeera terus menghasut kekerasan di sekitar Bukit Kuil Suci,” seperti dikutip dari status facebook Netanyahu. Dia merujuk pada kompleks Haram al-Sharif di Yerusalem, yang disebut oleh bangsa Yahudi sebagai Bukit Kuil.

“Saya telah mengajukan banding ke agen penegak hukum beberapa kali untuk menutup kantor Al Jazeera di Yerusalem. Jika ini tidak mungkin karena penafsiran hukum, saya akan berusaha untuk memiliki undang-undang yang diperlukan untuk mengusir Al Jazeera dari ‘Israel’.”

Ketika dimintai komentar mengenai tuntutan Netanyahu tersebut, jaringan Al Jazeera tidak segera menanggapinya. Juru bicara Netanyahu juga tidak menanggapi permintaan komentar lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Ucapan Netanyahu datang saat negara-negara Teluk mencari alasan menutup Al Jazeera di negara mereka.
Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar pada 5 Juni 2017, menuduhnya melakukan pembinaan Ekstremisme dan kemudian mengeluarkan 13 tuntutan, termasuk penutupan Al Jazeera.

Netanyahu dikenal sering mengkritik media berita, menuduh mereka berusaha merongrong pemerintahannya.

Pemimpin agama di masjid Al-Aqsha pada hari Selasa ( 25/7/2017 ) menolak keputusan Israel yang memintanya untuk menghapus beberapa tindakan yang mengendalikan akses ke situs tersuci ketiga Islam, mengatakan kepada penduduk Palestina untuk memboikot situs tersebut sampai kembalinya status quo.

sumber : Middle East Eye
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :

2 COMMENTS

Comments are closed.