Home Internasional Utusan PBB: Krisis Al-Aqsha Harus Selesai Sebelum Hari Jumat

Utusan PBB: Krisis Al-Aqsha Harus Selesai Sebelum Hari Jumat

649
1
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( ) — Utusan PBB untuk Timur Tengah mengatakan sebuah solusi atas krisis di kompleks Masjid Al-Aqsha harus diselesaikan sebelum pada hari Jumat mendatang ( 28/7/2017 ). Krisis ini dipercaya memiliki “biaya bencana potensial jauh melampaui tembok Kota Tua”.

“Sangat penting bahwa solusi terhadap krisis saat ini dapat ditemukan sebelum hari Jumat,” kata Nickolay Mladenov kepada wartawan pada hari Senin setelah memberikan briefing kepada Dewan Keamanan PBB di balik pintu tertutup.

Bahaya di lapangan akan meningkat jika kita melewati siklus sholat Jum’at yang lain tanpa terjadinya resolusi terhadap krisis saat ini”.

Masih pada hari Senin ( 24/7/2017 ), duta besar Inggris untuk PBB telah meminta “semua pihak untuk menghentikan kekerasan”.

Baca : ‘Israel’ Kembali Larang Masuk Penjaga Masjid Al Aqsha

Matthew Rycroft mengatakan kepada wartawan di markas besar PBB di New York City bahwa penting bahwa seluruh Dewan Keamanan “berdiri bersama untuk melakukan apa yang kita bisa untuk membantu membawa perdamaian ke Timur Tengah”.

Kuartet Timur Tengah Rusia, AS, Uni Eropa dan PBB dalam sebuah pernyataan mendorong ‘Israel’ dan Yordania untuk bekerja sama demi de-eskalasi, mencatat peran khusus Kerajaan Hashemite sebagaimana diakui dalam perjanjian damai dengan Tel Aviv.

Sementara itu, Pengadilan Tinggi Yordania mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Senin( 24/7/2017 ) yang mengatakan bahwa Raja Abdullah II membahas krisis tersebut dengan Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu, yang menekankan perlunya menghapus tindakan keamanan yang diambil oleh pasukan keamanan ‘Israel’.

Dia juga menyoroti pentingnya menyetujui langkah-langkah di masa depan untuk mencegah terulangnya eskalasi tersebut dan untuk memastikan penghormatan terhadap situasi historis dan hukum di tempat suci tersebut, kata pernyataan tersebut.

Baca :Arti Penting Masjid Al Aqsha yang Harus Anda Tahu dan Bela

Ketegangan meningkat sejak ‘Israel’ memasang detektor logam dan kamera CCTV di tempat masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha yang dikelola Muslim setelah dua petugas polisi ditembak mati oleh orang-orang bersenjata di sana pada 14 Juli.
Orang-orang Palestina melihat langkah tersebut sebagai tindakan penguasaan lebih lanjut oleh ‘Israel’.

Baca : Imam Masjd Al Aqsha Ditembak Polisi ‘Israel’ Usai Sholat Isya

Pemimpin Palestina membekukan kontak dengan Israel. Warga Palestina menolak masuk kompleks tersebut sebagai protes dan sholat di jalan-jalan di luar sebagai gantinya. Bentrokan telah pecah saat demonstrasi mengenai tindakan tersebut, menyebabkan lima orang Palestina meninggal dunia dan ratusan lainnya cedera.

sumber : AlJazeera
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :

1 COMMENT

Comments are closed.