Home Eropa & Amerika AS Menyeru Negara-negara Arab Mengakhiri Blokade Qatar

AS Menyeru Negara-negara Arab Mengakhiri Blokade Qatar

434
0
Tillerson dan emir Qatar, Sheikh Tamim, dalam sebuah pertemuan di Doha (kedutaan AS)
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Washington ) — Diplomat utama AS, Tillerson pada hari Jumat ( 21/7/2017 ) mendesak negara-negara Arab untuk mencabut “blokade tanah” pada Qatar yang mengatakan bahwa dia “merasa puas” dengan upaya negara-negara Teluk untuk melaksanakan sebuah kesepakatan yang ditujukan untuk memerangi pendanaan terorisme. Pada saat perjalanan ke Doha pekan lalu, Rex Tillerson, sekretaris negara AS, menandatangani sebuah kesepakatan dengan Qatar untuk memerangi terorisme.

“Mereka sangat agresif dalam menerapkan kesepakatan tersebut, jadi saya pikir kita puas dengan usaha yang mereka lakukan,” kata Tillerson sebelum bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman, Yusuf bin Alawi bin Abdullah di Washington.

Bulan Juni 2017 lalu, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memberlakukan sanksi terhadap Qatar, menuduhnya membiayai kelompok-kelompok ekstremis dan bersekutu dengan musuh-musuh negara-negara Arab Teluk Iran. Qatar sendiri membantah tuduhan tersebut.

Negara-negara tersebut membuat 13 tuntutan Qatar – termasuk diantaranya menutup sebuah pangkalan militer Turki di Qatar dan jaringan televisi Al Jazeera yang jelas-jelas ditolak Doha.

Tillerson mengatakan Qatar bersedia duduk bersama empat negara untuk mendiskusikan tuntutan mereka, namun penting bagi Doha “bahwa kedaulatan dan martabat kelima negara dihormati dalam diskusi tersebut”.

Dalam sebuah langkah untuk melawan tuduhan empat negara tersebut, Qatar telah menetapkan peraturan untuk menentukan pendanaan terorisme, pendanaan pembekuan dan terorisme dan daftar terorisme nasional yang telah ditetapkan.

Dalam salah satu tanda positif pertama dari empat negara Arab sejak mereka memberlakukan sanksi bulan lalu, Uni Emirat Arab pada hari Jumat ( 21/7/2017 ) menyambut baik keputusan Qatar untuk mengubah undang-undang anti-terorisme.

Keempat negara tersebut memotong hubungan diplomatik, transportasi dan komersial dengan Qatar pada 5 Juni 2017, mengganggu impor makanan dan barang lainnya dan menyebabkan bank asing menurunkan kerjasama usaha dengan Qatar.

“Saya berharap keempat negara akan mempertimbangkan sebagai tanda itikad baik untuk mengangkat blokade tanah ini yang benar-benar paling banyak, menurut saya, dampak negatif pada orang-orang Qatar,” kata Tillerson.

sumber : middleeasteye
editor : Ibrahim

Bagikan artikel ini :