Home Eropa & Amerika Survey Membuktikan : Mayoritas Warga AS Takut Negaranya Terlibat Perang Besar

Survey Membuktikan : Mayoritas Warga AS Takut Negaranya Terlibat Perang Besar

647
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Washington ) – Perang kecil tanpa henti, dan para Pejabat AS yang selalu memainkan risiko untuk terlibat perang yang lebih besar untuk mendapatkan kenaikan anggaran militer. Hal ini ternyata membuat warga Amerika khawatir tentang perang besar baru yang akan dihadapi negaranya.

Demikian menurut jajak pendapat terbaru dari NBC/SurveyMonkey, Selasa (18/7/2017), dimana menunjukkan bahwa ketakutan semacam itu telah berkembang secara dramatis dalam beberapa bulan terakhir.

Jajak pendapat baru menunjukkan mayoritas, yakni sekitar 76% orang Amerika, sekarang khawatir bahwa AS akan ditarik ke dalam “perang besar” baru dalam empat tahun ke depan. Ini naik 10% dari waktu terakhir pertanyaan diajukan pada pertengahan Februari.

Ancaman terbesar adalah Korea Utara, dengan jumlah 41% responden. Sedang ancaman di urutan ke-dua ditempati ISIS dengan 28%, Rusia berada di posisi 18%, lalu selanjutnya dengan Cina dan Iran, masing-masing di urutan ke-empat dan ke-lima.

Menariknya, ancaman tersebut seakan membelah garis partai di AS, dimana pendukung Partai Republik lebih cenderung melihat ISIS sebagai ancaman terbesar, dan sedang pendukung Partai Demokrat memandang Rusia sebagai ancaman yang jauh lebih besar.

Jelas, ini tidak harus berbaris secara merata dengan ketakutan akan perang besar, karena AS sudah melawan ISIS.

Risiko perang besar dengan Korea Utara teraba, dan mungkin setidaknya sebagian bertanggung jawab untuk mendorong ketakutan yang tumbuh di kalangan publik Amerika.

Ini juga berlaku secara internasional, dengan Rusia dan Cina mengekspresikan kekhawatiran bahwa AS dapat secara sepihak menyerang Korea Utara. Sehingga memicu perang besar yang akan mengganggu kestabilan wilayah tersebut.

sumber : Antiwar
editor: Ibrahim

Bagikan artikel ini :