Home Afrika Setelah Tiga Tahun Tutup, Bandara Benghazi Libya Kembali Dibuka

Setelah Tiga Tahun Tutup, Bandara Benghazi Libya Kembali Dibuka

521
1
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Libia ) – Bandara internasional Benghazi (Bandara Benina) di Libia kembali dibuka secara resmi untuk penerbangan komersial, setelah tiga tahun ditutup menyusul pertempuran di kota tersebut pada musim panas 2014.

Mengawali pembukaan bandara Benina, dilakukan penerbangan pertama menuju Tripoli, ibukota Libia, ke Amman, ibukota Yordania, dan ke kota Kufra di Libia Tenggara.

Penerbangan lainnya juga dijadwalkan ke dan dari Tunis, Tunisia; Istanbul, Turki; Alexandria, Mesir; dan kota Zintan di Libya Barat, demikian dilaporkan Ahram Online.

Kegiatan penerbangan tersebut dioperasikan oleh dua perusahaan maskapai milik negara, Libyan Airlines dan Afriqiyah Airways.

Sebelumnya para wisatawan dan staf bandara mengungkapkan rasa lega karena tidak lagi harus melakukan perjalanan ke Bandara Labraq, empat jam perjalanan ke timur Benghazi. Bandara Labraq menggantikan posisi Benina sebagai bandara utama di bagian timur negara tersebut menyusul penutupan Benina.

Pada beberapa bulan terakhir, sejumlah penerbangan resmi dan kargo telah beroperasi dari Benina. Ada juga bandara militer di Benina, yang terus beroperasi sepanjang konflik saat pasukan Haftar menargetkan saingan mereka dengan serangan udara.

Bandara Internasional Tripoli mengalami kerusakan parah dalam pertempuran pada tahun 2014, dan penerbangan sejak itu dioperasikan dari bandara Mitiga yang lebih kecil di dekat pusat ibukota.

Benina sendiri berada di sebelah timur Benghazi, kota kedua terbesar di Libia, adalah tempat pertempuran pada musim panas 2014 ketika pasukan yang setia kepada komandan berbasis di timur, Khalifa Haftar melancarkan kampanye militer melawan kelompok Islam dan lawan-lawan lainnya.

( ibr | dilansir dari Miraj Islamic News Agency )

Bagikan artikel ini :

1 COMMENT

Comments are closed.