Home Ekonomi Adik Presiden Iran Ditahan Karena Skandal Korupsi

Adik Presiden Iran Ditahan Karena Skandal Korupsi

532
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Teheran ) – Adik Presiden Iran Hassan Rouhani, Hossein Fereydoun resmi ditahan pihak kepolisian Iran karena tersangkut skandal keuangan. Hal itu dikabarkan salah satu kantor berita Iran, Tasnim, setelah mengutip juru bicara kehakiman Gholamhossein Mohseni-Ejei.  Hossein Fereydoun itu gagal memenuhi persyaratan bebas dengan jaminan sehingga langsung dijebloskan ke penjara.

“Kemarin, jaminan sudah diterbitkan untuknya, tetapi karena gagal tercapai, dia dikirim ke penjara. Ia akan dibebaskan jika berhasil membayar jaminan,” ujar Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejeie, mengutip dari BBC, Minggu (16/7/2017).

Reuters pada Senin (17/7/2017) mengabarkan tak hanya adik dari presiden Iran saja yaitu Hossein Fereydoun yang ditangkap. Seorang pria keturunan Cina-Amerika juga diberikan hukuman sepuluh tahun penjara menginfiltrasi negara tersebut.

Hossein Ferydoun diduga memiliki hubungan dengan sejumlah pejabat yang menjadi pusat skandal kenaikan gaji sejumlah manajer di perusahaan asuransi milik negara. Ferydoun menolak segala tuduhan tersebut. Kasus sang adik selama ini mengganggu jalannya pemerintahan Hassan Rouhani.

Selain menjadi penasihat kunci sekaligus ajudan sang kakak, Hossein Ferydoun juga ditunjuk sebagai perwakilan Iran dalam kesepakatan nuklir pada 2015 di Wina, Austria.

“Sejumlah penyelidikan sudah dilakukan terhadap orang ini (Ferydoun). Beberapa orang juga sudah diselidiki, bahkan beberapa sudah dijebloskan ke penjara,” tukas Gholamhossein Mohseni-Ejeie.

Meski begitu, Mohseni-Ejei mengungkapkan ada kemungkinan Fereydoun bisa dibebaskan jika membayar uang jaminan. Hanya saja dia tidak menyebutkan berapa nominan jaminan yang harus dibayarkan Fereydoun.

Sampai saat ini belum ada alasan kuat mengapa Fereydoun yang bertugas sebagai ajudan presiden selama perundingan nuklir untuk kesepakatan pada 2015 ditangkap. Mohseni-Ejedi juga belum mengungkap alasan tersebut.

Konservatif Iran sudah mendesak agar Fereydoun diseret ke meja hijau karena menerima pinjaman dengan bunga 0% serta mempengaruhi penunjukkan direktur bank yang dipecat Rouhani karena menerima gaji bulanan yang lebih besar dari seharusnya.

Warga berkewarganegaraan Cina-Amerika yang juga dijatuhi hukuman penjara diidentifikasi sebagai Xiyue Wang.

Bagikan artikel ini :