Home Asia Pasifik Serangan Balasan Azerbaijan ke Wilayah Armenia

Serangan Balasan Azerbaijan ke Wilayah Armenia

344
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Baku ) -– Serangan Balasan Azerbaijan ke Wilayah Armenia. Pasukan Azerbaijan menyerang posisi Armenia pada hari Jumat, (7/7/2017) untuk apa yang mereka sebut sebagai pencegahan provokasi” lain di wilayah Fuzuli di barat daya, kata Kementerian Pertahanan.

Pernyataan kementerian tersebut mengatakan beberapa tentara Armenia tewas dan peralatan militer hancur akibat sergan mereka, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari Anadolu.

Operasi tersebut terjadi tiga hari setelah tentara Armenia tersebut dilaporkan menembaki desa Alhanli di wilayah Fuzuli, menewaskan seorang balita berusia dua tahun dan seorang wanita berusia 50 tahun.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa tujuan operasi hari Jumat (7/7/2017) adalah untuk melakukan “serangan balasan” terhadap warga sipil yang terbunuh pada hari Selasa (4/7/2017).

Baku mengatakan pada hari Kamis(6/7/2017) bahwa pasukan Armenia sengaja menargetkan warga sipil dalam serangan howitzer yang mematikan.

Baca juga : Serangan Armenia ke Azerbaijan Mendapat Kecaman Keras Turki

Sementara itu, Amerika Serikat pada hari Kamis (6/7/2017) menyuarakan keprihatinan “mendalam” atas serangan hari Selasa dan menyampaikan ucapan belasungkawa “tulus” kepada keluarga korban.

“Bersama dengan OSCE [Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa] ketua klub Minsk Group, kami meminta pihak-pihak untuk menghentikan tindakan militer dan kembali ke meja perundingan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert kepada wartawan.

PBB mengatakan bahwa pihaknya juga “semakin” peduli dengan situasi keamanan yang memburuk di wilayah ini.

“Kami meminta pihak-pihak untuk menahan diri dari tindakan militer dan sangat mendesak mereka untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan ketegangan dan mencegah kekerasan lebih lanjut,” kata Stephane Dujarric, juru bicara sekretaris jenderal, kepada wartawan pada hari Kamis.

Pada hari Rabu (5/7/2017), Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa serangan “mengerikan” tersebut dengan jelas menunjukkan provokasi orang-orang Armenia yang menggunakan senjata berat di wilayah perbatasan menargetkan warga sipil, terutama wanita dan anak-anak, bertentangan dengan hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.

Azerbaijan dan Armenia sejak tahn 1993 telah bersengketa mengenai wilayah Nagorno-Karabakh.

Tiga resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua resolusi Majelis Umum telah menyebutkan bahwa Karabakh sebagai bagian Azerbaijan.

Sumber: AnadoluAgency
Editor: Fajar Shadiq

Bagikan artikel ini :