Home Internasional Awali Kegiatan di Turki, Jokowi Ziarah ke Mausoleum Attaturk

Awali Kegiatan di Turki, Jokowi Ziarah ke Mausoleum Attaturk

1189
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id ( Ankara, Turki ) — Mengawali kegiatannya di Turki, Presiden Joko Widodo, Kamis (6/7/2017) memulai dengan berziarah ke makam Mustafa Kemal Attaturk di Mausoleum Attaturk (Anitkabir) di Ankara, Turki. Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, kegiatan ini dilakukan Presiden sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden pertama Republik Turki.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Kompleks Mausoleum Ataturk di Ankara, Kamis (6/7), pada sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kali ini di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BNPT Suhardi Alius dan Duta Besar Indonesia untuk Turki Wardana.

Disambut langsung oleh Komandan Pasukan Kehormatan Turki, Jokowi berjalan sejauh 263 meter menuju makam untuk meletakkan karangan tersebut dengan didampingi seorang Perwira.

Mereka menaiki anak tangga menuju tempat persemayaman Presiden Ataturk. Presiden kemudian meletakkan karangan bunga merah putih tersebut dibantu dua tentara Turki.
Setelah itu, Presiden dan rombongan yang hadir mengheningkan cipta sejenak kemudian menuju anak tangga untuk berfoto bersama.

Presiden lalu menuju semacam kantor Mausoleum untuk menandatangani buku tamu.

Setelah berkunjung ke Mausoleum Ataturk, Presiden dan rombongan menuju Masjid Kocatepe yang merupakan masjid terbesar dan paling megah di Ankara.

Andai Jokowi tahu proses laknat Allah SWT terhadap Kemal Attaturk di saat kematiannya, mungkin Jokowi tidak akan mau meletakkan bunganya di sana. Bumi tidak pernah mau menerima jasad musuh ulama dan Islam ini sehingga sampai saat ini jasadnya diletakkan saja di Mouseleum, tidak dikubur sebagaimana jasad seorang Muslim. Bumi tidak pernah mau menerima jasadnya. Naudzubillhi min dzalik!

Bagikan artikel ini :