Home Nasional Untuk Hentikan Kegaduhan Bangsa, Presidium Alumni 212 Minta Pak Jokowi Keluarkan SP3...

Untuk Hentikan Kegaduhan Bangsa, Presidium Alumni 212 Minta Pak Jokowi Keluarkan SP3 dan SKP2 Terkait Kriminalisasi Ulama dan Aktivis

513
0
Ustadz Ansufri Idrus Sambo
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id (Jakarta) – Acara tabliq akbar alumni 212 yang sejogjanya dilaksanakan kemarin (09/06/2017) pukul 14.00 sampai dengan Taraweh tidak mendapat izin dari pihak Istiqlal sehingga acara dialihkan di depan mesjid Istiqlal dengan mobil komando. Acara diisi dengan ceramah dan orasi sampai berbuka puasa.  

Selesai acara, Presidium Alumni 212 mengeluarkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi. Dalam surat terbuka tersebut, Presidium Alumni 212 menghimbau kepada Presiden untuk mengeluarkan SP3 dan SKP 2 terkait kriminalisasi ulama dan aktivis , ” Kami menghimbau Pak Jokowi untuk segera mengakhiri semua kezaliman -kezaliman seperti kriminalisasi, fitnah dan tuduhan makar kepada para Ulama dan aktivis-aktivis juga rencana Pembubaran HTI sehingga semua kegaduhan-kegaduhan ini dapat dihentikan dengan segera memerintahkan Kapolri dan Jaksa Agung untuk menghentikan semua kriminalisasi ulama dan aktivis-aktivis dengan mengeluarkan SP3 & SKP2 serta mencabut pernyataan pembubaran HTI,” ujar ketua Presidium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo dalam keterangan tertulis yang diterima globalnews.co.id, Jum’at (09/06/2017).

” Mari Pak Jokowi lihatlah kepentingan bangsa yang lebih luas lagi yaitu terciptanya perdamaian & persatuan dan kebersamaan sebagai umat Islam dan mari kita jadikan bulan suci Ramadhan yang mulia ini sebagai bulan untuk mediasi dan rekonsiliasi antar anak Bangsa , Insya-Allah,” lanjutnya

Ia melanjutkan, namun demikian Jika Pak Jokowi masih terus melakukan politik Balas dendam dengan terus mengkriminalisasi para ulama, aktivis- aktivis dan Ormas Islam, maka Presidium Alumni 212 akan melakukan Gerakan Perlawanan Konstitusional bersama komponen ummat Islam lainnya, para ulama, aktivis, mahasiswa dan anak-anak bangsa yang cinta keadilan. 

Tambahnya, adapun Gerakan Perlawanan Konstitusional yang akan dilakukan Presidium Alumni 212 adalah sebagai berikut: 

1. Meminta Tim Investigasi KOMNAS HAM untuk segera mengeluarkan rekomendasinya bahwa Rezim Jokowi telah melakukan pelanggaran HAM berat secara sistematis, massif dan terstruktur terhadap para Ulama, Aktivis-aktivis Pro Keadilan dan Ormas Islam HTI, sehingga hasil Rekomendasi Komnas HAM tersebut ke jalur Konstitusional di DPR dan mendesak DPR melakukan sidang Istimewa MPR untuk meminta pertanggungjawaban Presiden yang dianggap sudah melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran hukum.

Juga Membawa hasil rekomendasi dari Komnas HAM tersebut ke dunia internasional yaitu ke OKI dan Pengadilan Internasional untuk menyelidiki dan mengadili kejahatan kemanusiaan yang diduga kuat dilakukan oleh Rezim Jokowi terhadap para ulama, aktivis-aktivis pro keadilan dan ormas Islam  

Talkbiir

2. Mengajak dan menggalang kekuatan ummat di seluruh Indonesia dengan melakukan AKSI Damai BELA ULAMA di seluruh daerah-daerah sampai ke pelosok negeri. Mari kita selamatkan negeri ini dari Rezim yang sangat zholim kepada umat Islam sangat diskriminatif kepada umat Islam dan ulama-ulama kita dan aktivis juga Ormas Islam HTI lihat perbandingan berikut ini 

– lihat perlakuan Rezim kepada ulama langsung ditangkap dan dipenjara tapi Ahok tidaj di penjara walau sudah terdakwa

– Aksi2 Umat Islam dibatasi dan ditembak tapi yang baju kotak-kotak dibiar demo sampai malam bahkan anarkis dibiarkan

– Ormas Islam HTI dibubarkan tapi PKI di biarkan berkembang. Kalau diskriminasi ini dibiarkan terus maka akan terjadi konflik horizontal dan perpecahan bangsa dan sangat berbahaya bagi keutuhan NKRI. Oleh karna itu hal ini tidak boleh dibiarkan karenanya mari kita lakukan aksi mosi tidak percaya kepada Pemerintah dan MENUNTUT MUNDUR Bapak Jokowi dari jabatan presiden karna sudah melanggar sumpahnya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum dan konstitusi dengan sebenar-benarnya dan juga untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia 

Takbiir

3. Mengajak para Ulama, Para Ustad, Kiyai, Para Aktivis mahasiswa dan lainnya dan juga Ormas-ormas Islam lainnya yang saat ini diam dan belum bersuara untuk membela para ulama, aktivis dan ormas Islam yang terzolimi, kami mengajaj mereka semua untuk bergabung bersama gerakan ini karena kalo mereka semua diam tidak ikut bergerak membela Ulama dll maka cepat atau lambat maka musibah yang menimpa kepada ulama, Aktivis-aktivis tersebut bisa saja suatu saat akan menimpa mereka juga
Oleh karenanya mari BERGABUNG dengan Gerakan Aksi Bela Ulama ini, Insya-Allah kalau kita semua bersatu Insya-Allah kezaliman- kezaliman Rezim ini dapat kita HENTIKAN, 

Insya-Allah kalo jika kita bersatu Rezim Penguasa saat ini dapat kita turunkan secara KONSTITUSIONAL, DAMAI dan AMAN 

Takbiir

4. Meminta POLRI dan TNI untuk bertindak netral dan tidak menjadi alat kekuasaan Rezim Penguasa dan selalu berada di belakang rakyat dalam menegakkan dan menuntut keadilan di negeri ini. Kami minta TNI & POLRI untuk tidak bertindak represif kepada rakyat selama rakyat menjalankan aksi dengan damai, tertib dan konstitusional 

Insya-Allah jika TNI & POLRI bersatu bersama Umat Islam dan Rakyat maka Negeri ini bisa kita selamatkan dari kehancuran perpecahan Bangsa

5. Wahai Ummat Islam Jika Rezim ini masih terus seperti ini bahkan semakin zalim kepada ulama dan umat Islam maka mari kita bersiap-siap untuk menerima panggilan jihad dari para Ulama khususnya Habib Rizieq 

 
Takbiir 

6. Sebagai Penutup kami ingatkan kepada Bapak Jokowi & Jajaran aparat keamanan, yang mudah-mudahan masih MEMILIKI IMAN & masih ada RASA TAKUT kepada Allah dan ancaman siksaNya, dengan menyampaikan ayat-ayat AlQur’an berikut ini:

“Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan (membunuh, menyiksa, mengkriminalisasi) kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu MEREKA TIDAK BERTAUBAT, maka MEREKA akan MENDAPAT NERAKA JAHANNAM dan mereka akan mendapat azab neraka yang membakar” (Qs 85:10)

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh MEREKA telah MEMIKUL kebohongan dan DOSA YANG NYATA”. (QS. 33:58)

Penyataan Sikap dan Surat Terbuka tersebut disampaikan hanyalah semata-mata  demi menjaga keutuhan NKRI dan agar negeri ini diselamatkan oleh Allah dari segala macam kerusuhan, konflik horizontal dan disintegrasi bangsa, Aamiin Yaa Rabbal ‘ aalamiin 

Terimakasih Bapak Presiden Jokowi atas perhatian dan kelapangan hatinya untuk menerima dan membaca surat terbuka ini, Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah dan rahmatNya kepada Pak Jokowi dan seluruh jajaran aparat pemerintah dan juga kepada segenap rakyat Indonesia. Aamin (Red)

Bagikan artikel ini :