Home Hukum & Kriminal Pansus KPK Oleh DPR Konspirasi Busuk Hancurkan KPK

Pansus KPK Oleh DPR Konspirasi Busuk Hancurkan KPK

711
0
Bagikan artikel ini :

Globalnews.co.id (Jakarta) – Tri Sasono, selaku Sekjen FSP BUMN Bersatu mengemukakan pandangannya,”Ada keanehan yang selalu terjadi kalau KPK oleh para politisi dan elit partai jika koleganya atau gerombolannya ditangkap KPK dan atau dijadikan tersangka atau disebut terindikasi korupsi,” kemukanya memberikan pernyataan resmi singkatnya pada hari selasa (6/6/2017) diterima pewarta globalnews.co.id ,Jakarta.

Bahkan, menurutnya indikasinya juga akan mengatakan kalau KPK melakukan itu semua karena ‘tebang pilih’ atau merupakan bentuk pesanan politik pula.

“Saat ini DPR RI dan mayoritas Fraksi di DPR sudah membentuk pansus untuk menyelidiki kinerja KPK dan cara KPK untuk melakukan pemberantasan korupsi,” papar Sekjen FSP BUMN Bersatu lebih lanjut.

“Jelas ini bentuk kriminalisasi Politik terhadap KPK,” tukasnya menekankan.

Soalnya, menurutnya itu ada indikasinya untuk menyelamatkan para politisi senayan yang akan menjadi pesakitan oleh KPK dalam kasus korupsi e-KTP.”Karena itu Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu mengajak semua elemen masyaraka , buruh ,tani dan ormas anti korupsi untuk siap siap melawan ‘gurita gurita’ koruptor yang akan mematikan KPK,” paparnya seraya memberikan himbauan.

“Apalagi kearah pembubaran KPK, hingga mereka bisa berpesta pora merampok uang negara,” tambahnya penuh khawatir.

Sejalan hal diatas, sambung Tri Sasono mengutarakan terkait kasus e-KTP yang sebelumnya sudah menyebabkan Setya Novanto dicekal dan disebutnya nama Amien Rais dalam kasus korupsi alkes Mantan menkes Siti fadilah.

“Ada baiknya, segera saja KPK mempercepat penyidikan terhadap kedua tokoh itu untuk ditetapkan perannya dalam ke-2 kasus korupsi itu dan tidak perlu ragu karena KPK akan didukung oleh Rakyat,” jelasnya.

Selanjutnya, kedepan agar tidak terjadi polemik politisasi terhadap KPK, Maka itulah kemuka Sekjen FSP BUMN Bersatu sampaikan,”Kami meminta KPK bekerja lebih cepat dan jangan pernah menerima Amien Rais untuk meminta bertemu dengan pimpinan KPK,” pungkasnya. (R*t/Nic)

Foto: internet

Bagikan artikel ini :