Home Hukum & Kriminal Memasuki Ramadhan, Presidium Alumni 212 Minta Pemerintah Bebaskan Ustadz Al Khaththath

Memasuki Ramadhan, Presidium Alumni 212 Minta Pemerintah Bebaskan Ustadz Al Khaththath

1223
1
Ketua Presidium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) – Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo meminta pemerintah menghentikan segala bentuk kezaliman seperti kriminalisasi, fitnahm tuduhan makar, pelanggaran HAM dan diskriminasi hukum yang sampai saat ini masih terus terjadi.

“sampai saat ini masih tersu terjadi kepada para Ulama, Ustad, Aktivis-aktivis Pro Keadilan, para Mahasiswa dan juga Ormas Islam HTI dan Yayasan Keadilan,”tuturnya saat konferensi pers di mesjid Baiturrahman, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (25/05/2017).

Pernyataan sikap Presidium Alumni 212 itu juga meminta pembebasan Ustad Alkhoththoth dan aktivis lainnya dari tuduhan makar serta mengeluarkan mereka dari penjara, ” Agar mereka dapat bertemu dan berkumpul dengan keluarga dalam bulan Ramadhan ini, “paparnya.

Beberapa sikap lainnya juga dikemukakan oleh Ustadz kelahiran Medan tersebut, yaitu: Memberikan jaminan keamanan bagi Habib Rizieq dan keluarga dari segala macam teror, fitnah & kriminalisasi jika kembali pulang ke Indonesia;
Mengeluarkan SP3 dari semua tuduhan & sangkaan yang dituduhkan kepada Habib Rizieq, Ustad Bachtiar Nasir, Ustad Munarman dan para Aktivis pro keadilan.

Terkait dengan HTI, Presidium alumni 212 meminta pencabutan pernyataan pembubaran ormas terhadap HTI karena pembubaran ormas bukanlah wewenang Presiden dan juga meminta dibukanya kembali rekening bank Yayasan Keadilan yang merupakan dana ummat Islam yang sebelumnya dibekukan sehingga dana tersebut dpat digunakan segera untuk kepentingan ummat.

Meminta kepada Komnas HAM untuk memainkan peran mediasinya dalam menjembatani antara pemerintahan di bawah kepemimpinan Pak Jokowi dengan Tokoh2 Ummat dan anak-anak bangsa khususnya mereka-mereka yang telah dilanggar HAM nya

Selain itu juga, Presidium alumni 212 meminta kepada Pak Jokowi dan seluruh struktur aparat di bawahnya unttk memperlakukan dengan penghormatan yang sepatutnya kepada ulama-ulama, umat Islam dan Aktivis-aktivis Pro Keadilan yang telah banyak berbuat dan berjuang untuk NKRI yang akhir-akhir ini sangat dirasa oleh ummat sangat tidak sepatutnya dilakukan oleh Rezim Penguasa saat ini kepada mereka.

“Kami Presidium Alumni 212 mewakili perasaan umat Islam sangat berharap kepada Pak Jokowi dan seluruh jajaran aparat kekuasaan di bawahnya untuk mau memperhatikan segala macam himbauan dan permintaan ini, agar Ramadhan kita kali ini dapat kita lalui dengan penuh perdamaian dan ketenangan,” tuturnya. (red)

foto: internet

Bagikan artikel ini :

1 COMMENT

Comments are closed.