Home Hukum & Kriminal BNN Ungkap 25 Kg Sabu Aceh -Malaysia -Medan

BNN Ungkap 25 Kg Sabu Aceh -Malaysia -Medan

1645
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) – Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) berhasil mengungkap jaringan sindikat narkotika Internasional Malaysia-Aceh dan Medan, dengan barang bukti sabu seberat 25 kilogram serta meringkus kelima (5) orang tersangka berhasil dibekuk pada 14 mei 2017 lalu. Jakarta, senin (26/5/2017).

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso mengemukakan berawal dari informasi dugaan transaksi narkotika yang tercium dan berhasil pengungkapan BNN dimulai dari penangkapan pelaku, SU (38) dan WA (35) di jalan Gatot Subroto, Sumut selaku kurir narkotika jenis sabu.”Keduanya membawa barang haram itu, diketemukan AM (30) yang kurir juga,” demikian ucap Budi Waseso ‘Buwas’ ditemani Irjen Pol. Arman Depari (Deputi Berantas) dan Kombes Sulistiandriatmoko (kepala Humas BNN) pada awak media cetak, elektronik, online saat diwawancarai di lobi kantor BNN, cawang. Jakarta Timur, Jakarta. Senin (26/5/2017).

Petugas BNN melakukan pemantauan semenjak hari minggu 14 mei 2017.”Setelah berhasil membuntuti dan menelusuri jaringan sabu 25 kilogram, ternyata pengendalinya ‘pemain lama’ dari lapas tanjung Gusta, Medan. keduanya operasi dari dalam lapas,” ungkapnya.

Foto : Komnjen Budi Waseso ‘Buwas’ ditemani Irjen Pol. Arman Depari (Deputi Berantas) dan Kombes Sulistiandriatmoko (kepala Humas BNN) saat diwawancarai awak media cetak, elektronik, online di lobi kantor BNN, cawang, Jakarta Timur. Jakarta, Senin (26/5/2017).

“Jaringan mereka tentunya akan kita kembangkan, baik kerjasama dari intelijen, Bea Cukai, Kepolisian untuk mendeteksi jaringan ini,” tukasnya.

Kedua pelaku, baik itu pelaku Togiman alias ‘Toge’ dan Thomson Hutabarat berada di dalam lapas. Modus operandinya, dimana dari tangan kedua pelaku ini barang haram ditaruh di dalam bungkus plastik teh Tiongkok dimasukan ke dalam kotak fiber hijau pendingin ikan laut, dimana sabu diletakan di bawah batu es.

Petugas BNN selain itu berhasil mengamankan pelaku lainnya yaitu AM (30) di rumah kosnya di jalan Sei Bilah, no 12 babura Sunggal Medan, Sumut.

Perlu diketahui, pada 1 april 2016, pelaku ‘Toge’ sempat berurusan dengan BNN karena terliat dalam kasus seberat 21.425,98 gram sabu, dan pil ekstasi sebanyak 44.849 butir dan pil erimin 5 (h5) sebanyak 591 papan atau 53.910 butir dan 5 KETALAR ketamin HCL seberat @50 ml per botol.

“Adapun modus operandinya dengan menggunakan rekening atas nama Janti (kakaknya) dan berhasil disita sejumlah uang 8 miliar dan 2,3 miliar rupiah yang disita dari Ichwan Lubis,” papar Buwas.

Transaksi barang haram yang terjadi di Medan, modusnya kini berubah dan baru apalagi nampak seolah pengiriman ikan biasa, dimana box ikan tempat kirim shabu, seolah es batu di bawah, diatas ikan. Itulah, Sambung Buwas memaparkan modusnya tidak menutup kemungkinan dilakukan terus menerus, dan operandinya dilakukan karena ‘aman’.

“Bagaimana tidak, ini jumlahnya 25 kg,” bebernya.

Atas perbuatannya kelima tersangka terancam pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) juncto 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan perlu diketahui bahwa pengungkapan sabu seberat 25 kg ini setidak tidaknya menyelamatkan lebih dari 125 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika.

“Sejauh ini disita barang bukti berupa ATM, KTP, beberapa handphone, sabu seberat 25 kilogram, mobil  L300 yang biasa untuk mengirim ikan, beberapa kendaraan, uang,” tandasnya. (Nic)

Bagikan artikel ini :