Home Fokus Pantau Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Mentan Operasi Pangan Di Jatim

Pantau Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Mentan Operasi Pangan Di Jatim

245
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Surabaya) – Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman mengatakan, operasi bawang putih dilakukan untuk menurunkan harga bawang putih yang pada pekan lalu masih mencapai Rp. 50 ribu per kg dan Rp. 200 ribu per sak. 
Menurutnya, para pengusaha atau importir bawang juga telah sepakat untuk menurunkan harga khusu menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri kali ini. Berdasarkan data yang dimilikinya, jika dua hari lalu bawang putih masih di kisaran Rp. 50 ribu per kg, hari ini di pasaran sudah turun menjadi Rp. 23 ribu per kg. 
Di hadapan para pedagang dan pembeli bawang putih, Amran juga menjelaskan, semua harga bahan pokok berada dalam posisi stabil seperti cabai, beras, ayam, telor, bawang putih, dan sebagainya. “Diharapkan harga stabil hingga selesai Idul Fitri,” harapnya. 
Ditegaskan, jika ada pihak-pihak yang mengganggu masyarakat di Bulan Suci Ramadhan melalui kenaikan harga bahan pokok, maka pihaknya bersama Kementerian Perdagangan akan mencabut ijin pihak yang melakukan pelanggaran dan kepolisian akan bertindak. 
“Kemarin kita sudah berikan sanksi kepada tiga tersangka di Marunda, mereka tidak akan menjual bawang putih lagi di Indonesia. Kementerian Pertanian sepakat dengan Kementerian Perdagangan untuk mencabut ijin perusahaan tersebut. Mereka tidak boleh lagi berbisnis di Indonesia,” tegasnya.   
Operasi Pasar Bawang Putih kali ini merupakan gelaran kerjasama antara Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Bulog. Sebanyak enam kontainer bawang putih didatangkan dan digelar di dalam Pasar Induk Osowilangun untuk operasi pasar kali ini. 
Ada tiga jenis bawang yang dijual kali ini yakni bawang putih dari Cina dijual Rp. 23 ribu per kg atau Rp. 460 ribu per sak. Kemudian bawang putih dari India jenis super dijual Rp. 15 ribu per kg atau Rp. 300 ribu per sak, serta dari India kualitas biasa dijual Rp. 10 ribu per kg atau Rp. 200 ribu per sak. (Sty)

Bagikan artikel ini :