Home Hukum & Kriminal Mendagri Tersinggung, Ahoker Nyebut Rezim Jokowi Lebih Parah Dari Rezim SBY

Mendagri Tersinggung, Ahoker Nyebut Rezim Jokowi Lebih Parah Dari Rezim SBY

582
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) – Saat massa pendukung Ahok atau yang biasa disebut Ahoker dalam orasinya mengait-ngaitkan pembelaan terhadap Ahok dengan rezim Jokowi, dengan perkataan: “rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY” di depan Rutan Cipinang, Selasa (9/5/2017) yang lalu membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tersinggung.

Tjahjo akan meminta penjelasan dan klarifikasi atas pernyataan orator Ahoker di tengah-tengah massa pendemo. “Saya segera akan kirim surat kepada dia. Dalam waktu satu minggu untuk menjelaskan, mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya yang memprovokasi, memfitnah dengan kata-kata yang tidak pantas,” ujar Thahjo, Kamis (11/5/2017).

Inisial wanita orator tersebut telah diketahuinya yaitu berinisial VKL. “Dirjen Politik Dalam Negeri dalam waktu cepat telah mampu melacak dan telah mendata dan menelisik siapa yang bersangkutan termasuk keluarga dan aktivitasnya, kata Tjahjo.

Thahjo menambahkan, jika dalam satu pekan wanita itu tidak mengkalrifikasi dan meminta maaf secara terbuka di media nasional, maka dia sebagai pembantu presiden akan melaporkan VKL ke Polisi. “ Membela pak Ahok silahkan itu hak asasi setiap manusa, tapi jangan mengaitkan orang lain apalagi mengait-ngaitkan rezim pemerintahan dan Presiden Jokowi. Saya Menteri Dalam Negeri, bagian dari rezim pemerintahan pak Jokowi merasa tersinggung dengan ucapan orang tersebut yang mengaku simpatisan Ahok, “Pungkasnya. (red)

foto: internet

Bagikan artikel ini :