Home Ekonomi Pemerataan Kualitas Pendidikan, Solusi Atasi Ketimpangan di Indonesia

Pemerataan Kualitas Pendidikan, Solusi Atasi Ketimpangan di Indonesia

783
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) – Keadaan ekonomi di Indonesia memang mengalami pertumbuhan. Namun masih belum mampu mengurangi tingkat kemiskinan secara signifikan. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati, mengatakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen, namun belum mampu mengurangi tingkat kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi rata-rata dari 2014-2015 sebesar 5,85 persen, tapi daya reduksinya terhadap kemiskinan jauh sekali,” kata Eny saat berbicara dalam diskusi di kantor Tempo, Kamis 4 Mei 2017.

Enny menilai buruknya tingkat ketimpangan ekonomi di Indonesia disebabkan oleh belanja pemerintah yang tak efektif. Penyaluran dana desa dan transfer ke daerah yang tak adil mengakibatkan ketimpangan akses dan aset masyarakat. Dana tersebut biasanya mengendap di rekening pemerintah daerah, dan pada akhir tahun baru dibelanjakan.

“Kualitas belanja daerah hampir tak pernah ada pengawas. Semua sifatnya administratif,” kata dia.

Kepala Ekonom Bank Dunia, Vivi Alatas, berpendapat bahwa ketimpangan dapat diatasi dengan pemerataan kualitas pendidikan. “Berdasarkan studi OECD (Organisation for Economic Cooperation and Development), kalau Indonesia bisa mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan, dampaknya bisa 10 kali lebih baik dibanding bila uangnya digunakan untuk mengatasi ketimpangan akses.” 

Selain itu, pemerintah dapat memastikan pemerataan ekonomi dengan pengelolaan fiskal yang efektif. Vivi mengatakan penciptaan lapangan kerja harus dibarengi dengan pembenahan regulasi ketenagakerjaan, seperti pesangon. Ia mengungkapkan, 85 persen pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja tak mendapat pesangon.

Sumber: Tempo.co
Foto:internet

Bagikan artikel ini :