Home Bisnis Menteri ESDM Tidak Ambil Pusing Mogok Ribuan Karyawan PT. Freeport

Menteri ESDM Tidak Ambil Pusing Mogok Ribuan Karyawan PT. Freeport

10346
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) – Ribuan karyawan PT. Freeport memulai aksi mogok kerja selama sebulan penuh. Aksi yang dilakukan terhitung 1 Mei 2017 ini dilakukan karena kesepakatan karyawan dengan pihak manajemen perusahaan belum tercapai.

Menanggapi aksi ini, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Johan seperti tidak peduli dan menyerahkan urusan tersebut ke PT. Freeport. “Itu bukan urusan saya, ya terserah maunya freeport gimana,” Ujar Jonan pada acara Forum Gas Bumi Nasional 2017, di Hotel Borobudur, Jakarta. (3/5/2017).

Tidak semua karyawan PT.Freeport Indonesia ikut mogok kerja, Karyawan perusahaan Kontraktor dan privatisasi freeport akan bergabung dalam aksi mogok kerja bersama ini mulai 9 Mei 2017. Seperti surat pemberitahuan mereka ke Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Perumahan Rakyat Mimika.

Sementara, Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (PUK SP-KEP) SPSI PT Freeport mengatakan bahwa mogok adalah alat perjuangan. “Mogok bukan tujuan, tapi semata-mata alat perjuangan kami. Jangan sampai ada kesan bahwa kami hanya mau mogok terus. Tidak seperti itu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, hingga kini serikat pekerja dengan manajemen PT Freeport masih belum bersepakat dalam beberapa hal mengenai penerapan sanksi untuk karyawan yang dianggap melanggar terhadap Perjanjian Kerja Bersama/PKB-Pedoman Hubungan Industrial/PHI 2015-2017. Pihak serikat pekerja meminta agar seluruh karyawan yang yang melakukan mogok kerja ini tidak diberikan sanksi PHK, tapi hanya diberikan sebuah sanksi pembinaan (surat peringatan satu sampai surat peringatan tiga plus) dan tidak dibayarkan hak-haknya (upah) selama meninggalkna pekerjaan.

Seharusnya pihak serikat pekerja mengadakan diskusi dengan karyawan yang mangkir bekerja untuk membicakan masalah sanksi yang akan dijatuhkan kepada karyawan yang mogok kerja dan tidak bertindak semena-mena oleh pihak manajemen, tetapi PT Freepot ngotot untuk mengambil kewenangan penuh dalam menegakkan disiplin bagi para karyawan yang mangkir, termasuk bagi karyawan yang potensi terkena PHK. (rit)

Foto: internet

Bagikan artikel ini :