Home Daerah Polisi ditekan Ormas agar Bubarkan Pengajian

Polisi ditekan Ormas agar Bubarkan Pengajian

586
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) – Kejadian yang sangat miris, jadwal ceramah Ust. Felix dibatalkan oleh rektorat, di Universitas Brawijaya (29/30/2017).

“Ketika saya datang ke Malang tanggal 29, itu saya sampe pada waktu sore hari. Dan di situ saya dikabari panitia bahwa acara yang sedianya dilakukan pada tanggal 30 pada hari ini itu, kemudian tiba-tiba acaranya dibatalkan oleh rektorat”, ungkap Ust. Felix dalam video yang beredar di media sosial (30/04/2017).

Meski sebenarnya Ust. Felix telah mempunyai bukti-bukti yang berisi percakapan orang-orang tertentu yang menyebabkan pembatalan acara. Namun, dengan sifat wara-nya, Ust. Felix tidak mempersoalkan pembatalan itu.

“Beberapa waktu kemudian kita dapati ada bukti-bukti percakapan orang-orang tertentu yang bisa mempengaruhi rektor”, ujarnya.

Sungguh miris, kajian tentang panduan mulia agar remaja muslim tidak mensia-siakan waktunya dengan melakukan maksiat, dibatalkan dengan sangat tidak hormat.

“Seketika itu panitia langsung panik, lalu mencari lokasi lain”, lanjutnya.

Akhirnya panitia mendapatkan lokasi pengganti, di salah satu hotel yang ada di daerah Malang.

“Besok ya Tadz, Kita lanjut”, kata panitia dalam video penyampaian Ust.Felix di medsos.

Awalnya, kajian yang dimulai pada jam 08:30 wita, berjalan dengan lancar. Tapi kemudian tiba-tiba pada jam 10:30, di pertengahan kajian Ust.Felix, acara dibubarkan.

Rangkaian acara ceramah Ust. Felix Siauw dibubarkan oleh polisi pada (30/04) di salah satu Hotel yang ada di Malang.

“Pihak hotel bilang tidak dapat izin dari pihak kepolisian”, ungkap Ust. Felix.

Tiba-tiba saja banyak polisi. Namun saat Ust. Felix bertanya pada pihak kepolisian tentang penyebab terjadinya pembubaran itu, pihak kepolisian hanya mengatakan bahwa mereka tidak dapat menjawab pertanyaan Ust. Felix saat itu.

“Kami tidak bisa menjawab di sini, silahkan di Polres saja”, jelas pihak kepolisian.

Setelah dari Polres, Ust. Felix mendapatkan jawaban bahwa Polisi mendapatkan tekanan dari ormas-ormas tertentu, ormas yang terkenal biasa membubarkan pengajian, ormas pendukung penista agama.

“Kami tidak bisa apa-apa”, kata polisi dalam cerita Ust. Felix. (snh)

Foto dan Video: youtube.com

Bagikan artikel ini :