Home Bisnis Pemprov Jatim Genjot Pembangunan Infrastruktur Di Jatim

Pemprov Jatim Genjot Pembangunan Infrastruktur Di Jatim

1169
0
????????????????????????????????????
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Surabaya) – Pemprov Jatim saat ini sedang membangun jalan tol mulai ujung timur di Banyuwangi sampai barat menghubungkan Jatim dengan Jateng. Secara berurutan akan sedang dibangun jalan tol Mantingan – Kertosono progress 61,04 persen, Kertosono – Mojokerto progress 83,01 persen, Mojokerto – Surabaya progress 79,18 persen, Krian-Legundi-Bunder, Gempol – Pandaan sudah diresmikan sejak 2015, Pandaan – Malang progress 4,03 persen, Gempol – Pasuruan progress 39,65 persen, Pasuruan – Probolinggo progress 18,56 persen, Probolinggo – Banyuwangi.

“Dengan demikian khusus jalan tol Mojokerto – Surabaya akan dioperasionalkan satu lajur pada lebaran 2017. Tujuannya agar masyarakat yang ingin mudik bisa mempersingkat waktu, “ ujar Gubernur Jatim Soekarwo, Rabu (12/4).

Soekarwo mengatakan dalam pembangunan diakui permasalahan yang menjadikan pembangunan belum berjalan optimal, khususya terkait pengadaan lahan tanah wakaf, tanah kas desa, dan beberapa asset pemerintah. Untuk itu, pemecahannya dilakukan melalui penitipan uang pengganti ke kas Negara.”Apabila nantinya diputuskan pengadilan harga naik, pihak pengelola akan memberikan kekurangannya,”ujarnya.

Soekarwo mengatakan Pemprov Jatim juga melakukan pembangunan jalan lintas pantai selatan dengan panjang 676, 82 km yang melintasi Kab. Pacitan, Kab. Tenggalek, Kab. Tulungagung, Kab. Blitar, Kab. Malang, Kab. Lumajang, Kab. Jember, dan Kab. Banyuwangi. Saat ini sudah terbangun sektiar 390,92 km atau 57,8 persen, dan yang belum terbangun sektiar 285,9 km atau 42,2 perse. Apabila dihitung, pembangunan jalan lintas selatan masih membutuhkan dana sekitar Rp. 3,961 triliun. Dana akan diperoleh melalui Loan IDB , loan lanjutan dan diusulkan untuk melalui APBN dan sumber pendanaan lain.

Ditambahkan mantan Sekdaprov jatim, untuk jalur darat Pemprov Jatim juga menyiapkan double track kereta api dimana menghubungkan Jabar – Jatim. Untuk sisi Jatim, jalur double track sepanjang 206 km dengan rute Kedungbanteng – Madiun 56 km, Madiun – Jombang 86 km, Jombang – Wonokromo 64km. Pemprov Jatim juga akan membangun kereta cepat Jakarta – Surabaya, double track lintas timur Surabaya – Banyuwangi dan jalur kereta Stasiun Sidotopo menuju Bandara Internasional Juanda.(setya)

Bagikan artikel ini :