Home Nasional Prof Dailami Firdaus: Video Kampanye Ahok Sengaja Ingin Menghancurkan Persatuan Dan Kesatuan...

Prof Dailami Firdaus: Video Kampanye Ahok Sengaja Ingin Menghancurkan Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

651
0
Bagikan artikel ini :

Video kampanye paslon 2 yang beredar saat ini melalui medsos jelas merupakan bentuk provokasi secara terang-terangan, sangat jelas kalo itu adalah sebuah fitnah yang sangat sadis.

“Di dalam video tersebut jelas sekali bahwasannya bukan untuk berkampanye secara sehat dan benar namun sengaja menebar kebencian, permusuhan, dan kebohongan”, ungkap Prof Dailami Firdaus Anggota DPD RI Asal Provinsi DKI Jakarta.

Prof Dailami juga menambahkan bahwa dengan adanya tulisan ‘Ganyang Cina’ yang diusung oleh orang yang mengunakan busana muslim sudah sangat jelas sekali bahwasannya video tersebut memperlihatkan umat muslim Indonesia Intoleran dan membenci satu golongan yaitu “Cina”. ” Dengan tegas saya meminta agar pihak berwajib dan seluruh instansi yang berkepentingan agar segera menindak lanjuti video tersebut dan segera mengambil tindakan, jangan sampai ini menjadi bola liar yang akhirnya menimbulkan gesekan-gesekan yang tidak diinginkan. Itu jelas-jelas menyudutkan Islam dan sengaja ingin menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia” , tegas bang Dailami, panggilan akrab Prof. Dailami Firdaus.

“Justru umat muslim Indonesia adalah umat yang sangat menjaga kebhinekaan, lihat bagaimana aksi damai selama ini, tidak ada pengrusakan dan tidak ada intimidasi kepada satu Ras dan Agama tertentu. Kita semua masih teranjut dalam indahnya kebhinekaan, tuntutan umat muslim Indonesia adalah Penegakan Hukum, kenapa harus disebut Intoleran”, ujar bang Dailami

Bang Dailami juga mengatakan dengan hadirnya Video tersebut seharusnya membuka mata hati kaum muslim yang masih mendukung paslon 2, untuk dapat menjalankan apa yang diperintahkan oleh Al quran.

“Saya menghimbau agar seluruh umat muslim seluruh Indonesia umumnya dan Jakarta Khususnya dapat terus menjaga keimanan dan keislamannya, selalu menjaga kebhinekaan dan menjaga perdamaian secara utuh dan benar”, ujar bang Dailami. (Red)

Bagikan artikel ini :