Home Events Pegelaran Seni : Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa Untuk Memelihara Rahmat Dan...

Pegelaran Seni : Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa Untuk Memelihara Rahmat Dan Hidayah Allah

1306
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta) Sabtu malam ini (4/3) Pegelaran Seni dari Yayasan Tunas Sejati yang ke 11 yang bertempat di Hotel Menara Peninsula,Jakarta Barat. Pagelaran Seni Yayasan Tunas Sejati yang menaungi Lembaga Pendidikan Tinggi llmu Tauhid Tunas Sejati mengambil tema: ‘Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa untuk memelihara Rahmat dan Hldayah Allah”.

Pagelaran Seni malam ini didukung oleh Violis handal Indonesia Hendri Lamiri dan Pianis handal lndonesia Alex Luhulima, Gitaris handal Ega Liong “Dewa Gitar” serta Penyanyi Kiki Ameera, Saskia Tasnim Utami ,Tomi Tri Andianto, Suhasbi, Paduan Suara dan Penari lSAQ Talent. Pada Pagelaran yang ke 11 dari rangkaian 12 acara yang direncanakan, 5 penyelenggara acara payung hukum Yayasan Riyadhatul lhsan, 5 penyelenggara acara payung hukum Yayasan Tunas Sejati, 2 penyelenggara acara lnstitut Kaijian llmu Al-Quran An Najm.

Untuk penampilan seni secara substansi diulas oleh para narator yaitu : DR rer. nat. Ir. Hj. Krisnani Setyowati (Direktur Lembaga Pendidikan Tinggi ilmu Tauhid Tunas Sejati), Ir. Hj. Sandra Rina Sahelangi MBA (Ketua Yayasan Riyadhatul lhsan), Bima Himawan Ramantika, ST, MM (Direktur ISAQ Education Center). Hj Nuzulia Hasanah ( Ketua Yayasan Tunas Sejati dan Hj. Yuni Budiastuti, SE, MBA (Pemred Buletin Holistik Kehidupan), Drs. Djoko Susilo MA (Anggota Dewan Pengawas Yayasan Riyadhatul lhsan), Sriyani dan Zuhartina (Buletin Holistik Kehidupan).

Pegelaran seni kali disuguhkan 50% atas permintaan audiens ini merupakan apresiasi kami yang selama ini telah setia mengikuti rangkaian acara yang kami selenggarakan. Pilihan berdasarkan tampilan 10 acara yang sudah digelar berbagai Karya lbu Susilawati Susmono selaku Guru Besar lntitut Kailan llmu Al-Quran An-Najm, Lembaga Pendidikan Tinggi ilmu Tauhid Tunas Sejati dan lSAQ Education Center, ditampilkan antara lain lagu Hymne Tunas Selati, Pancasila Sakti, Dunia Fana, Carilah Allah, Selalu. Sesal, Cinta Sejati, Syukur, Hatiku Berbunga, Puisi Nasihat kepada Diriku, Kekasih Allah, Puisi 0h Para Jiwa-jiwa yang Sunyi serta Dzikir Merindu. Selain itu juga ditampilkan lagu daerah Aik Laot (Bangka)dan Alo Galing (Kalimantan Barat).

Untuk tampilan Dzikir Merindu (lafazh Allah), diringi Tarian Sufi membentuk format Allah yang dibawakan oleh 13 penari Sufi. Selama tampilan seni, Alex Luhulima, Hendri Lamiri, Ega Liong ,Tomi Tri Andianto dan Sukardono Utomo, secara bergantian atau berkolaborasi, mengiringi tampilan secara live.

Pagelaran Seni disuguhkan untuk berbagai komponen bangsa, pelajar, mahasiswa dan masyarakat lintas lembaga, agama dan profesi. Pegelaran seni menyampaikan pesan : Manusia umumnya melupakan lkrar Tauhid dikala dirinya sudah banyak menoleh kiri dan kanan. lkrar Tauhid ltu lama-lama tertutup dan sulit untuk membukanya kembali. Dengan lalainya manusla maka lkrar Tauhidnya yang telah mengenal Tuhan Yang Maha Esa menjadi terkubur. Ruhani yang sudah terkubur dan terbelenggu nafsu duniawi tidak akan lagi memberi kesaksian terhadap Tuhannya.

Di saat manusia lupa mengenal dirinya, dia akan lupa mengenal Tuhannya. Rekaman sumpah ada di dalam diri setiap manusia di bawah memori bawah sadamya. Dengan membuka kembali rekaman alam bawah sadar ltu, manusia dapat mengenal diri dan mengenal Tuhannya kembali agar mendapatkan Hidayah dimana ia akan diberikan hiasan pakaian taqwa olehNya. Dengan pakaian taqwa yang selalu dikenakan. maka Rahmat dan Hldayah Allah akan terns mengalir. Berharap pesan-pesan yang disampaikan dalam Pagelaran Seni ini bisa mencapai pelosok negeri dan mengingatkan kita semua agar berupaya mengingat kembali iklar Tauhid yang pernah dilakukan. (Rkf)

Bagikan artikel ini :