Home Daerah Keberadaan Tenda PKL Krendang Mengurangi Kemacetan

Keberadaan Tenda PKL Krendang Mengurangi Kemacetan

752
0
Bagikan artikel ini :

globalnews.co.id (Jakarta). – Warga Kelurahan Krendang, dan juga PKL menyambut baik keberadaan tenda kuning untuk pedagang kaki lima (PKL) di pinggir kali Jl Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat. Keberadaan tenda untuk loksem PKL dapat mengurai kemacetan dan juga sebabagai penataan pedagang.

Ketua RW 04, Sadipin AB mengatakan, selama ini warga dan pedagang sangat mendukung dengan adanya tenda kuning untuk PKL, selain dapat mengurangi kemacetan jalan, trotoar yang dipakai tenda pun masih bisa dilalui bagi pejalan kaki, karena para pedagang menata gerobaknya disepanjang trotoar mulai dari waktu yang sudah ditentukan.

“Adanya tenda untuk PKL sekarang ini sangat bermanfaat sekali, selain mengurangi kemacetan jalan, PKL juga terlihat tertata rapih, adapun untuk berdagang waktunya sudah ditentukan mulai dari pukul 17.00 hingga 23.00 wib,”ujarnya, Selasa (28/2).

Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Bin Ramli membenarkan bahwa masyarakat kelurahan Krendang dan PKL sangat menyambut baik keberadaan tenda kuning sebagai penataan PKL di sepanjang Jl Krendang Utara. Ia juga mendukung penuh jika tenda kuning untuk PKL dapat mengatasi kemacetan dan kesemrautan.

“Kami bersama pengurus wilayah baik RT/RW dan juga para pedagang sebelumnya sudah berkoordinasi dan juga menyepakati dengan diadakannya penataan PKL melalui pemasangan tenda kuning disepanjang kali tersebut,”tuturnya.

Lutfi menambahkan, pihaknya juga meminta kepada para pedagang atau PKL untuk menata gerobaknya dengan baik, jaga kebersihan, dan tidak meninggalkan gerobaknya di trotoar ketika sudah berdagang, kami juga meminta kepada para pedagang untuk memulai berdagang sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

Hal senada disampaikan Lurah Krendang Andre Ravnic bahwa pemerintah kelurahan krendang hanya mengikuti sesuai dengan peraturan yang sudah sepakati berasama pengurus wilayah, dengan melibatkan para pedagang setempat.

“kita sifatnya hanyalah mengikuti aturan yang ada dan tidak benar jika pihak kelurahan ikut dalam pengelolaan maupun aturan yang disepakati antara pedagang dengan pengurus wilayah,”ujarnya.

Sebagai informasi dalam peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 93 Tahun 2015, bahwa pengelolaan, monitoring serta evaluasi usaha mikro, kecil dan menengah yang menempati lokasi binaan, sementara dan lokasi lainnya merupakan tugas dari Suku Dinas Koperasi, UMKM serta perdagangan di 5 (lima) Wilayah Kota Administrasi.

Seperti dikutip pernyataan yang disampaikan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Provinsi DKI Jakarta melalui laman LAPOR bahwa, Penataan PKL di krendang Utara sudah dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas KUKMP dengan posisi tenda-tenda PKL diletakkan disepanjang sisi kali. Sehingga tidak menggangu kenyamanan penghuni sekitar.(H2T)

Bagikan artikel ini :